Sisi Yang Lain



     Bukan hal yang aneh jika ada seseorang berbeda dari yang lain, itu sudah hal yang wajar dalam pergaulan, ada banyak orang yang membenci dan tidak sedikit pula orang yang menyukai. Awalnya merasa tidak nyaman tapi inilah pergaulan. Tapi kemudian ternyata ada cara yang paling tepat untuk memberikan serangan telak kepada orang yang membenci, yaitu dengan mendoakan dan bersabar. Selalu saja begitu, jangan hiraukan suara-suara ‘orang-orang yang merasa suci’,tidak ingin mendengar pendapat orang lain, yang penting pokoknya.

     Mencari banyak teman tak habis-habis, tapi sedikit yang memberi ketulusan, dibelakang banyak yang tidak baik bagi kita, menyengsarakan, senang jika kita terjatuh, merasa menolong namun menjerumuskan, ya seperti itu kebanyakan. Sekitar 1/1000 sulitnya mencari teman yang benar-benar ada buat kita walaupun zaman sudah berganti tapi ia tetap ada untuk kita. Atas dasar apakah ia ada, yaitu kekerabatan karena cintanya pada Allah. Saling mengingatkan ketika berbuat salah dan saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Fastabiqul Khairat.

     Setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam bergaul, mencari lingkungan yang nyaman, satu pemikiran, golongan, ras, kebudayaan, warna kulit, dan sebagainya. Tiap sisinya berbeda satu sama lain, masing-masing memiliki tujuan tertentu, apa yang dibelanya, apa yang dipertahankan, apa yang dikorbankan untuknya demi lingkungannya masing-masing. Namun ternyata semua itu semu, akan ada waktunya suatu hari kamu membutuhkan orang yang dapat mendukungmu saat kau lemah, membantumu bangun saat kamu tersungkur, dan mendoakanmu saat kau jauh darinya.

     Track record pergaulanmu menjadi ajang pembuktian sejak saat ini, akan jadi apakah engkau nanti tergantung dirimu sekarang, dengan siapa kamu bergaul, berada di lingkungan mana engkau, disitulah kamu akan dibentuk. Dan kesempatan tidak akan datang dua kali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tracking Terjal

Trend Make You Crisis